Bandung, 23 Mei 2026 – Perum BULOG terus memperkuat perannya sebagai instrumen negara di bidang pangan melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras dan MinyaKita kepada masyarakat. Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat secara langsung.
Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han didampingi oleh Pemimpin Wilayah BULOG Jawa Barat beserta jajaran pada Sabtu (23/05) memantau langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Kantor Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Melalui program ini, setiap Penerima Bantuan Pangan memperoleh bantuan untuk dua bulan alokasi penyaluran berupa 20 kilogram beras dan 4 liter MinyaKita. Khusus di Desa Arjasari, bantuan disalurkan kepada 1.447 Penerima Bantuan Pangan, dengan total bantuan mencapai 28.940 kilogram beras dan 5.788 liter MinyaKita. Total Penerima Bantuan Pangan Kab. Bandung 460.699 PBP.
Direktur Utama Perum BULOG menyampaikan penyaluran Bantuan Pangan ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui BULOG dalam menyasar kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami berharap program ini tidak hanya membantu meringankan beban keluarga penerima manfaat, tetapi juga turut menjaga kondisi harga pangan, baik beras maupun MinyaKita, agar tetap terkendali di tingkat konsumen,”ujar Ahmd Rizal.
Secara nasional, program Bantuan Pangan ini menyasar sekitar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, bantuan yang telah diterima masyarakat mencapai sekitar 260 juta kilogram beras dan 52 juta liter MinyaKita, yang disalurkan secara bertahap kepada masyarakat penerima di berbagai wilayah.
Penyaluran Bantuan Pangan menjadi bagian penting dari peran BULOG dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan. Dengan tersalurkannya beras dan MinyaKita kepada masyarakat, kebutuhan pangan dasar keluarga penerima dapat terbantu, sehingga tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga dapat berkurang.

“Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi salah satu upaya strategis dalam menjaga keseimbangan pasokan pangan di tingkat konsumen. BULOG memastikan bahwa penyaluran dilakukan secara terkoordinasi, tertib, dan sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat dengan baik,” tambah Dirut BULOG.
Kehadiran BULOG dalam program Bantuan Pangan tidak hanya mencerminkan fungsi distribusi, tetapi juga memperlihatkan peran strategis perusahaan dalam menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Melalui jaringan dan pengalaman logistik pangan nasional, BULOG terus berupaya memastikan program pemerintah dapat berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
BULOG berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional, memperkuat stabilisasi harga, dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui penyaluran Bantuan Pangan, BULOG berharap manfaat program ini dapat semakin dirasakan masyarakat serta turut memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia dari daerah hingga nasional.


