Jakarta (ANTARA) – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani turun langsung menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada keluarga penerima manfaat di wilayah Kepulauan Seribu Provinsi Jakarta sebagai stimulus pemerintah meringankan ekonomi masyarakat.
Rizal mengatakan distribusi bantuan hingga ke wilayah Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin akses pangan masyarakat tanpa terkecuali.
“Kami memastikan setiap masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan, mendapatkan haknya atas pangan. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dijangkau. Bulog hadir untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran,” kata Rizal di Kepulauan Seribu, Kamis.
Perum Bulog terus mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng sebagai bagian dari program pemerintah.
Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rizal mengatakan, pihaknya langsung melanjutkan distribusi bantuan secara masif, termasuk ke wilayah dengan tantangan geografis seperti Kepulauan Seribu.
Langkah percepatan itu dilakukan untuk memastikan bantuan pangan dapat segera diterima oleh masyarakat penerima manfaat, meskipun harus melalui jalur distribusi yang tidak mudah.
BUMN pangan itu berkomitmen untuk menjaga kelancaran distribusi hingga ke wilayah terluar.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan disalurkan kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Untuk wilayah Kepulauan Seribu mencakup 4.102 PBP yang tersebar di berbagai pulau, antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.
“Khusus di Pulau Untung Jawa, bantuan disalurkan kepada 402 PBP,” ucap Rizal.
Adapun masing-masing PBP akan mendapatkan bantuan pangan sebanyak 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Program bantuan pangan merupakan bagian dari stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun ini yang diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan percepatan distribusi yang terus dilakukan, termasuk ke wilayah kepulauan, Bulog optimistis program bantuan pangan dapat tersalurkan secara merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sabrina Marsenda warga Pulau Untung Jawa mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah. Apalagi dirinya mengaku kali pertama mendapat bantuan program tersebut.
“Kita bersyukur tentunya, hari ini kami dapat 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” kata Sabrina.
Dia berharap bantuan serupa dapat berlanjut guna membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga serta kuota dapat ditambah agar warga lainnya bisa mendapat bantuan tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuannya beras Bulog, ini sudah sudah sampai di Pulau Untung Jawa,” tambah Sabrina.
Senada, Nahria warga RW 02 Pulau Untung Jawa juga mengaku senang bisa kembali mendapatkan bantuan pangan beras untuk meringankan kebutuhan rumah tangganya.
“Senang banget, karena sangat bermanfaat untuk saya untuk keluarga saya. Saya banyak-banyak terima kasih, kalau bisa lebih dibanyakin lagi ditambahin lagi untuk warga kami di Pulau Untung Jawa khususnya,” kata Nahria.
Dalam kesempatan itu, Nahria juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto karena melanjutkan bantuan pangan khususnya beras dan minyak goreng.
Sementara itu, Ketua RT Pulau Untung Jawa, Muslim menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang kembali menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang berhak di daerahnya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang sudah mendatangkan bantuan kepada warga kami (yang membutuhkan) melalui Dirut Bulog, ini berkah, ini luar biasa,” kata Muslim.


