jpnn.com, KENDAL – Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) melakukan monitoring harga pangan di Pasar Kendal dan titik strategis lainnya di Jawa Tengah (Jateng).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan harga sembilan bahan pokok (sembako) tetap stabil, sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menko Zulhas memantau langsung harga dan stok sejumlah kebutuhan pokok, termasuk beras, minyak goreng, cabai, telur, ayam, bawang, dan daging.
Dia menyampaikan secara umum harga pangan di Kendal terjaga dan berada di bawah rata-rata nasional. Adapun harga beras terpantau sangat stabil semuanya di bawah HET. Untuk cabai di Pasar Kendal tercatat sekitar Rp 35 ribu per kilogram.
Harga telur ayam berkisar antara Rp 28 ribu hingga Rp 29 ribu per kilogram. Sementara harga ayam potong berada di kisaran Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu per kilogram. Untuk komoditas bawang, Zulhas menilai harganya relatif murah, yakni sekitar Rp 30 ribu per kilogram.
Sedangkan harga daging sapi berada di kisaran Rp 125 ribu hingga Rp 130 ribu per kilogram. “Harga pangan di sini terjangkau, stoknya banyak dan lebih murah dibanding beberapa provinsi lain yang saya datangi” kata Zulhas.
Selanjutnya Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk tindakan nyata kehadiran pemerintah untuk menjamin ketahanan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat Jawa Tengah.
“Monitoring ini kami lakukan agar masyarakat Jawa Tengah memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar, sesuai ketentuan pemerintah, terutama menjelang momentum tahun baru,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Setelah dari pasar, Menko Zulhas dan Dirut Bulog juga mengecek ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah di Gudang BULOG Tambak Aji.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG di wilayah Jawa Tengah mencapai sekitar 241 ribu ton, sehingga mampu menjamin pasokan beras sampe awal 2026.
Melalui monitoring harga pangan ini, Perum BULOG bersama Kemenko Pangan menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga stabilitas pangan di daerah.
Dengan kolaborasi kuat antarinstansi, pemerintah optimistis masyarakat Jawa Tengah dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan aman, tenang, dan tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pangan pokok. (mrk/jpnn)


