Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Perum Bulog Dan Badan Pusat Statistik

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara
Perum BULOG dan Badan Pusat Statistik

Penyediaan, Pemanfaatan, serta Pengembangan Data dan Informasi Statistik
di Bidang Pangan
Jakarta (20/03)–Perum BULOG bersama Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai Penyediaan, Pemanfaatan, serta Pengembangan Data dan Informasi Statistik di Bidang Pangan, yang dilaksanakan di Kantor Pusat Perum BULOG.
Nota Kesepahaman ini terdiri dari 8 (delapan) ruang lingkup strategis, yaitu; (1) Penyediaan data dan informasi statistik melalui kegiatan perencanaan, pengumpulan, pengolahan, analisis, serta penyajian data dan informasi statistik di bidang pangan; (2) Pemanfaatan data dan informasi statistik di bidang pangan; (3) Pengembangan sistem informasi statistik di bidang pangan; (4) Dukungan fasilitas dan peralatan analisa mutu pangan; (5) Pelaksanaan kegiatan lainnya yang bersifat strategis dalam rangka penugasan yang diberikan oleh Pemerintah; (6) Bersama-sama melakukan monitoring di lapangan terkait pasokan serta harga pangan; (7) Pengembangan sumber daya manusia di bidang statistik serta bidang pangan; dan (8) Pengembangan kerja sama kelembagaan lainnya yang terkait dengan bidang statistik serta bidang pangan.
Perum BULOG, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 48 tahun 2016 ditugaskan untuk menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga pangan baik ditingkat konsumen maupun produsen dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional. Pada pelaksanaannya, Perum BULOG membutuhkan data-data sebagai media pendukung dalam perencanaan, pelaksanaan maupun monitoring dan evaluasi pada penugasan yang diemban Perum BULOG.
Sementara BPS merupakan lembaga Pemerintah Non Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan memiliki tugas pemerintahan di bidang statistik berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Dirut Perum BULOG, Djarot Kusumayakti menyampaikan, bagi Perum BULOG, data BPS yang diamati dan dirilis akan menjadi bagian dari early warning system maupun sebagai salah satu alat bagi Perum BULOG dalam menentukan strategi penugasan dan komersial BULOG.
“Tujuan pelaksanaan Nota Kesepahaman ini dilakukan agar kedua belah pihak dapat saling bertukar informasi yang saling mendukung dan dibutuhkan dalam menyusun perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi penugasan Pemerintah. Nota Kesepahaman ini bagi Perum BULOG diharapkan dapat mendukung kegiatan bisnisnya dengan tidak mengurangi independensi BPS”, ujar Djarot.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPS, Suhariyanto menyambut langkah Perum BULOG untuk membina hubungan baik dengan BPS yang memiliki fasilitas dan peralatan analisa mutu pangan yang dapat mendukung pencatatan informasi dan data pangan.
Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman dimaksud, diharapkan independensi BPS tetap terjaga sehingga data dan informasi BPS dapat digunakan oleh pengambil keputusan kebijakan di Pemerintahan maupun oleh Perum BULOG dalam melakukan analisa, perencanaan, dan pelaksanaannya sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Jakarta, 20 Maret 2018
Humas Perum BULOG



Contact person :
- Siti Kuwati (082124420228)
- Erwin Budiana (0811143534)

AddThis Social Bookmark Button