Bulog Sulselbar Pasok Lima Ribu Ton Beras Premium Ke Jabar

Badan Usaha Logistik (Bulog) Sulselbar terus melakukan ekspansi pengiriman beras ke seluruh wilayah di Indonesia. Tidak hanya daerah konsumen, daerah produsen beras pun disasar. Teranyar, Bulog Sulselbar memasok 5.000 ton beras premium ke Jabar yang notabene merupakan penghasil beras di Indonesia.
"Kami sudah menerima permintaan dari Jabar untuk beras komersil (premium). Mereka minta 5.000 ton beras dan itu tidak masalah karena stok beras Sulsel melimpah," kata Kepala Divisi Perum Bulog Sulselbar, Dindin Syamsuddin, Warta Ekonomi, Selasa, (5/9/2017).
Menurut Dindin, sebelum Jabar, pihaknya telah memasok beras premium maupun beras medium ke sejumlah provinsi lain. Di antaranya yakni Bali, DKI Jakarta, Sumut, Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sultra, Sulut, Kepulauan Riau dan Sumbar.
"Bulog Sulselbar tidak hanya memasok kebutuhan beras di Indonesia Timur, tapi juga di Indonesia Barat maupun stok nasional," terang Dindin.
Hingga pertengahan Juli 2017, Dindin menuturkan pihaknya sudah mengantar-pulaukan sedikitnya 60 ribu ton beras ke belasan provinsi di Tanah Air. Dikatakan Dindin menjelang akhir 2017 alias memasuki masa puncak masa panen, pihaknya optimistis permintaan beras semakin meningkat.
Menurut Dindin, peluang kerjasama penyaluran beras dengan provinsi lain masih terbuka lebar. Diklaimnya, banyak provinsi yang berminat dengan beras asal Sulsel karena kualitasnya yang terjamin. "Kualitas beras Sulsel dikenal sangat bagus dan berada di atas rata-rata nasional," tutur dia.
Hingga awal September 2017, Dindin mengungkapkan stok beras di Sulselbar mencapai 256 ribu ton. Khusus target serapan beras di Sulselbar pada tahun ini menembus 418 ribu ton dengan penyerapan mencapai 58,7 persen. Diklaimnya penyerapan beras di Sulselbar merupakan yang terbaik secara nasional, mengalahkan sentra produksi beras di Indonesia, seperti Jabar, Jateng dan Jatim.
(Tri Yari Kurniawan)