Bulog: Sulteng Tertinggi Penjualan Gula Pasir

Palu, (antarasulteng.com) - Sulawesi Tengah tertinggi penyaluran gula pasir secara nasional sepanjang kurun waktu Januari s/d medio September 2017, kata Kepala Perum Bulog setempat, Suprianto.
"Kita berada di peringkat paling atas nasional untuk penyaluran/penjualan komoditi pangan khususnya gula pasir," katanya di Palu, Rabu.
Sementara untuk pengadaan beras stok nasional, Sulteng masuk peringkat III besar, tanpa merincinya.
Menurut dia, keberhasilan itu tentu karena hasil kerja keras semua karyawan/karyawati Perum Bulog Sulteng dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai stabilisator harga komoditi pangan di daerah ini.
"Semua ini kita peroleh karena hasil kerja keras dari seluruh karyawan/karyawati Bulog Sulteng," kata Suprianto.
Padahal, kata dia, Bulog Sulteng masuk dalam kategori type B.
Namun kenyataan dari hasil kerja keras akhirnya, meski kelas type B, Bulog Sulteng bisa mengalahkan beberapa Bulog type A.
Ia mengatakan sejak dipercayakan pemerintah untuk menangani komoditi gula pasir, Bulog Sulteng langsung gencar melakukan program rumah pangan kita (RPK).
RPK digenjot hadir di setiap desa/kelurahan di Sulteng untuk menjual berbagai komoditi pangan yang ditangani Bulog.
Selain merekrut RPK di semua kabupaten dan kota, kata Suprianto, Bulog Sulteng juga menjalin kemitraan dengan para pedagang pengecer untuk memasarkan produk-produk pangan kepada mnasyarakat.
Dengan langkah tersebut, Bulog berhasil meningkatkan realisasi penjualan gula pasir.
Bukan hanya gula pasir dan beras, tetapi juga komoditi pangan lainnya seperti bawang merah, bawang putih, telur ayam dan minyak goreng.
Berdasarkan data, kata Suprianto hingga kini sudah tercatat sekitar 600 unit sahabat RPK tersebar di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng.
(Anas Masa)