Title - Bulog Lakukan Operasi Pasar Kpsh Dan Salurkan Beras Ke Distributor Untuk Stabilkan Harga

Bulog Lakukan Operasi Pasar Kpsh Dan Salurkan Beras Ke Distributor Untuk Stabilkan Harga

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah (Fifi) menegaskan Bulog setiap hari bertugas untuk memastikan stok beras yang dibutuhkan masyarakat Pulau Bangka cukup dan harga beras harus stabil.
"Selain melakukan operasi pasar yang dilakukan petugas satgas KPSH (Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga) hampir setiap hari, Bulog juga bekerjasama dengan distributor-distributor dalam menyalurkan beras ini untuk mengamankan stok beras mereka," kata Fifi yang ditemui di kantornya, Selasa (13/08/2019).
Ditambahkannya, sejak awal sampai saat ini penyaluran beras Bulog program KPSH melalui distributor-distributor sudah mencapai hampir 500 ton.
"Harga beras medium eceran Rp 9.000 per kg, kalau beli di gudang Rp 8.600 per kg untuk kemasan 50 kg, kalau untuk kemasan 5 kg dan 10 kg harga Rp 9.050 per kg," ungkap Fifi.
Ditambahkannya, untuk beras premium harga eceran Rp 9.500 per kg, harga untuk kemasan 50 kg Rp 9.100 per kg, untuk kemasan 5 kg dan 10 kg harga Rp 9.500 per kg.
Stok Beras Bulog Aman
Perum Bulog Subdivre Bangka menjamin ketersediaan beras cukup aman hingga akhir tahun 2019 nanti.
Saat ini stok beras Bulog hampir 2.000 ton berada di gudang Bulog Selindung Pangkalpinang.
Hal ini diungkapkan Kepala Perum Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah atau biasa dipanggil Fifi kepada Bangkapos.com di kantornya, Selasa (13/08/2019).
"Stok beras Bulog kualitas medium saat ini ada 1.500 lebih ton dan beras premium ada 400 lebih ton," kata Fifi.
Ditambahkannya, dalam waktu dekat akan mendapatkan pasokan beras kiriman dari Surabaya sebanyak 500 ton beras medium.
"Jadi dengan penambahan stok ini maka cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau Bangka ini selama 9 bulan ke depan," ujar Fifi.
Diungkapkannya, Bulog saat ini juga giat melakukan operasi pasar yang dinamakan KPSH (Ketersediaan Pangan dan Stabilitas Harga) hampir setiap hari atau minimal dua hari sekali dilakukan di pasar-pasar, lapang terbuka, kantor camat dengan bekerja sama Disperindag dan Dinas Pangan Provinsi Babel maupun kabupaten/kota.
"Untuk di Kota Pangkalpinang ini ada dua titik pasar yang rutin dilakukan KPSH, yakini di Pasar Pembangunan dan Pasar Pagi," ungkapnya.
Diakuinya antusias masyarakat cukup baik dalam menyambut operasi pasar atau KPSH, dimana sekitar 500 kg beras habis terjual setiap harinya.
"Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga beras jangan sampai naik tinggi, apalagi menjelang akhir tahun jangan sampai harga beras naik, terutama beras medium pihak Bulog diperintahkan agar melakukan operasi pasar secara terus menerus," tukasnya.
(Edwardi)


BANGKA POS NEWS

AddThis Social Bookmark Button