Title - Sulawesi Selatan Tingkatkan Posisi Provinsi Penyangga Beras Nasional

Sulawesi Selatan Tingkatkan Posisi Provinsi Penyangga Beras Nasional

Makassar (5/8) - Sulawesi Selatan kian memantapkan posisi menjadi provinsi penyangga beras untuk memenuhi persediaan cadangan pangan nasional, setelah Jawa Timur, Jawa Barat dan Jateng.

"Dengan target meraih surplus beras dua juta ton pada 2008, maka Sulsel akan menggeser posisi Jawa Timur sebagai daerah penghasil beras terbesar selama ini," kata Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian Sutarto Alimuso di Makassar, Selasa.

Kalau Sulsel mampu meningkatkan surplus beras dari 1,2 juta ton menjadi dua juta ton pada 2008, kata dia, maka stok pengadaan beras dalam negeri akan aman, sehingga tidak ada lagi impor beras.

Menurut Dirjen, empat provinsi selama ini adalah penghasil beras terbesar di tanah air, dengan posisi pertama ditempati Jatim, kemudian disusul Jabar, Jateng dan Sulsel.

Tetapi dengan produksi yang terus meningkat, maka posisi Sulsel dalam beberapa musim tanam (MT) lalu berhasil menempati posisi ke tiga terbesar penghasil beras nasional.

Bahkan, dengan program surplus beras dua juta ton pada 2008/2009, maka Sulsel berpotensi menggeser posisi Jatim yang selama ini menempati urutan teratas dalam memasok pengadaan pangan nasional.

Sementara itu, Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel Lutfi Halide mengatakan, untuk mencapai target surplus beras daerah ini, maka pihaknya melakukan berbagai terobosan antara lain meningkatkan luas lahan sawah, produktivitas serta produksi gabah.

Target produksi padi Sulsel pada 2008 sebanyak 4.042.471 ton gabah kering giling (GKG) yang didukung luas lahan sekitar 792.641 ha dengan tingkat produktivitas 51,00 kuintal/ha.

Sementara target tanam padi untuk musim tanam 2009 seluas 868.411 ha dengan sasaran produksi 5.084.323 ton GKG dengan produktivitas 58,55 kwintal/ha.

Lutfi menyatakan optimitis target surplus beras yang diprogramkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo akan tercapai pada akhir 2008 atau paling lambat pada awal 2009.

Panen raya yang kini berlangsung di sejumlah kabupaten antara lain Soppeng, Wajo, Bone, Sidrap dan Sinjai akan memacu tingkat produksi beras di provinsi, sehingga surplus beras bisa tercapai akhir 2008, ujar Lutfi meyakinkan.

Dirjen Tanamana Pangan Sutarto dalam kunjungan kerja dua hari di Sulsel, selain menghadiri sosialisasi menguatan pangan nasional bersama Gubernur Sulsel dan Dirut Perum Bulog Mustafa Abubakar, juga melakukan pencanangan pemberantasan hama tikus nasional di kabupaten Maros. -Wwn-

(Sumber : Antara)

AddThis Social Bookmark Button