Bpnt Belum Jalan, Bansos Rastra Dilanjutkan

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) membatalkan program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang rencananya dilaksanakan mulai April di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng). Karena belum dilaksanakan, program penyaluran bantuan sosial (bansos) beras sejahtera (rastra) dilanjutkan. Bulog Subdivisi Regional (Subdivre) Banyumas siap untuk menyalurkan bansos rastra pada pekan depan.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Banyumas Pardiono mengatakan pihaknya telah menerima surat pemberitahuan dari Kemensos mengenai pembatalan BPNT dan meminta kepada Bulog untuk menyalurkan rastra pada April sekarang.
"Semula, pada bulan ini, Banyumas menjadi salah satu daerah yang akan menerapkan program BPNT. Kemensos menggandeng perbankan, Bulog dan warung-warung yang melayani e-voucher. Tetapi ternyata batal dan belum ada petunjuk lebih lanjut. Bulan ini masih melaksanakan program bansos rastra," jelas Pardiono, Selasa (3/4).
Menurut Pardiono, Kemensos belum menyebutkan kapan akan dibagikan bansos rastra. Namun, untuk jumlahnya, mencapai 10 kg per keluarga penerima manfaat. Untuk Banyumas, ada 136 ribu lebih yang menerima bansos rastra.
"Pemkab bakal bekerja melakukan pengecekan kelayakan rastra. Pada intinya, kami meminta kepada Bulog agar beras yang disalurkan layak konsumsi," ujarnya.
Di bagian lain, Kepala Bulog Banyumas Sony Supriyadi mengungkapkan kalau penyaluran bansos rastra direncanakan pada pekan depan. "Kami menjadwalkan penyaluran bansos rastra untuk Banyumas, Purbalingga, Cilacap dan Banjarnegara pada pekan depan. Jumlahnya mencapai 10 kg per keluarga dan dibagikan gratis," katanya.
Sony juga mengatakan hingga kini, jumlah penyerapan telah mencapai 5.600 ton, sedangkan jumlah kontrak pengadaan mencapai 7.800 ton. "Kami masih terus melakukan penyerapan," tambahnya. (A-5)

liliek
media Indonesia.com

AddThis Social Bookmark Button