Detil Berita

Serapan Beras Divre Sulut Capai 9.000 Ton

Penyerapan beras petani oleh Perum Bulog Divre Sulawesi Utara(Sulut) hingga pertengahan September 2012 sudah mencapai 9.000 ton, sekaligus tercatat sebagai angka serapan beras lokal terbesar selama ini.

"Dengan serapan beras lebih 9.000 ton, berarti realisasinya sudah lebih 90 persen dari target tahun 2012 yang dipatok sebesar 10.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sulut, Muhammad Hasyim di Manado, Sabtu.

Hasyim mengatakan, beras serapan petani lokal tersebut, berasal dari petani Provinsi Gorontalo berkisar 6.000 ton, dan dari petani Sulut lebih 3.000 ton.

Banyaknya beras petani lokal yang mampu terserap Bulog, kata Hasyim tak lepas dari kebijakan memperbanyak mitra sebagai tangan kanan Bulog lebih dekat dengan petani.

"Pihak ketiga yang jadi mitra Bulog terus diperbanyak terutama di daerah sentra beras, dan ternyata hasilnya sangat positif dengan banyaknya beras yang mampu diserap dari petani," kata Hasyim.

Kepala Bidang Pelayanan Publik Perum Bulog Sulut, Noldy Tumigolung mengatakan, selain titik penjualan yang terus diperbanyak, harga beli yang dinaikkan menjadi Rp7.000 per kilogram(Kg) menjadi faktor pendorong lainnya.

"Harga Rp7.000 tersebut, dengan perhitungan diterima di pintu gudang Bulog,"kata Noldy.

Bulog, kata Noldy akan terus mendorong beras petani lokal, sebagai alternatif memperkuat ketahanan beras di gudang yang ada.

"Kita ingin memberdayakan petani lokal dengan program penyerapan beras petani yang terus diperbanyak, dan ini akan dilakukan terus menerus," kata Noldy.

 

SocialTwist Tell-a-Friend