Detil Berita

Selama Ramadhan Raskin Dibagikan Dua Kali

Pemerintah Kabupaten Boyolali, pada Agustus 2012 membagikan beras bagi keluarga miskin (Raskin) sebanyak dua kali untuk membantu kebutuhan pangan rumah tangga sasaran (RTS) dalam merayakan Lebaran 1433 Hijriah.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Boyolali, Dahat Wilarso, di Boyolali, Senin, mengatakan, pendistribusi raskin tahap kedelapan dibagikan tanggal 7--9 Agustus dan tahap ke-13 dilaksanakan menjelang Lebaran, 14--16 Agustus mendatang.

Menurut dia, warga pada bulan ini, menerima beras bersubsidi sebanyak 30 kilogram, karena setiap bulannya mereka jatahnya 15 kilogram.

Ia menjelaskan, raskin ke-13 di Boyolali tersebut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Jawa Tangah, No.511/13542, tertanggal 2 Agustus 2012, tentang Tambahan Pagu Raskin ke-13.

Kuota raskin untuk Boyolali setiap bulannya disalurkan sebanyak 1.154 ton beras kepada 76.957 RTS, sehingga bulan ini totalnya menjadi 2.308 ton.

Pihaknya berharap dengan bantuan tambahan jatah beras tersebut dapat memenuhi kebutuhan pangan warga saat harga barang kebutuhan pokok di pasar naik. Sehingga, warga yang kurang mampu terima manfaat dan dapat merayakan Lebaran.

Selain itu, pihaknya meminta agar pendistribusian raskin tersebut harus dapat sesuai dengan peruntukan dan tepat sasaran.

Penyaluran raskin tahap kedelapan dilakukan pada Selasa (7/8), ada enam kecamatan yakni Selo sebanyak 52,7 ton untuk 3.519 RTS, Nogosari (76,7 ton-5.113 RTS), Simo (59,6 ton-3.974 TRS), Banyudono (38,8 ton-2.592 TRS), Sambi (53,4 ton-3.562 RRS), Ngemplak (69,7 ton-4.651 RTS).

Penyaluran di Kecamatan Cepogo (71.8 ton), Musuk (85 ton), Boyolali (32,2 ton), Karanggede (61,6 ton), Klego (59,7 ton), dan Andong (75,9 ton )dilakukan Rabu (8/8).

Penyaluran raskin pada Kamis (9/8), ada tujuh daerah kecamatan yakni Kemusu sebanyak 63,6 ton, Wonosegoro (120,4 ton), Juwangi (39,67 ton), Mojosongo (34,53 ton), Teras (34 ton), Sawit (29,14 ton), dan Ampel (95,2 ton).

Menurut Kepala Perum Bulog Subdivre Wilayah III Surakarta Adhy Rizwan, bahwa persediaan pangan di wilayah eks Keresidenan Surakarta, Jawa Tengah, hingga menjelang Lebaran mencapai 78.000 ton setara beras.

Stok beras di wilayah Surakarta sebanyak tersebut masih aman, atau mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pangan hingga 10,5 bulan ke depan.

Pihaknya menyaluran beras kepada masyarakat, setiap bulannya hanya mencapai 7.700 ton di tujuh kabupatan dan kota. Stok beras hingga saat ini, mampu melayani hingga April 2013.


Sumber : Antara

 

SocialTwist Tell-a-Friend

Alih Bahasa