Detil Berita

Divre Yogyakarta Salurkan Raskin Juni

Divisi Regional Yogyakarta mulai mendistribusikan beras untuk masyarakat miskin alokasi Juni ke Kota Yogyakarta diharapkan bisa diselesaikan pada Kamis (28/6).

"Beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Kota Yogyakarta sudah mulai didistribusikan hari ini. Selain Yogyakarta, raskin juga didistribusikan untuk Kabupaten Sleman dan Bantul," kata Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Yogyakarta Darsono Imam Yuwono di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, raskin tersebut langsung didistribusikan ke masing-masing kelurahan. Distribusi hari pertama di Kota Yogyakarta dilakukan di seluruh kelurahan yang berada di tiga kecamatan yaitu Mergangsan, Danurejan dan Gondomanan.

Ia berharap, kegiatan distribusi raskin ke masyarakat dapat dilakukan secara cepat sehingga distribusi raskin untuk Juli bisa dilakukan pada awal bulan atau sebelum memasuki bulan puasa.

"Ini dilakukan sebagai salah satu antisipasi kenaikan harga beras yang mungkin terjadi saat bulan puasa," lanjutnya.

Darsono mengatakan, kualitas raskin yang akan didistribusikan ke masyarakat cukup baik. "Kualitas beras untuk kemasan 15 kg cukup baik. 20 persen 'broken'," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bantuan Sosial dan Peningkatan Kesejahteraan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Tri Maryatun mengatakan, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti sudah menandatangani surat keputusan terkait penerima raskin di Kota Yogyakarta.

Dalam surat keputusan itu, jumlah penerima raskin di Kota Yogyakarta per Juni mencapai 19.143 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) atau mengalami kenaikan dibanding jumlah penerima sebelumnya sebanyak 11.783 RTSPM.

"Distribusi raskin rencananya dilakukan selama empat hari. Senin hingga Kamis langsung ke masing-masing kelurahan," katanya.

Sedangkan Lurah Ngampilan Maryuni mengatakan, distribusi raskin di wilayahnya dilakukan pada Rabu (27/6).

"Kami sudah akan menggunakan data baru. Jumlah penerima mengalami kenaikan dari 284 RTSPM menjadi 388 RTSPM dengan jumlah beras mencapai 5.820 kilogram (kg)," katanya.

Maryuni menambahkan sudah melakukan sosialisasi ke masing-masing wilayah terkait data baru penerima raskin.

Mekanisme penerimaan raskin masih sama seperti sebelumnya, yaitu masing-masing RTSPM menerima 15 kg beras dengan harga tebus Rp1.600 per kilogram.


Sumber : Antara

 

SocialTwist Tell-a-Friend

Alih Bahasa