Detil Berita

BULOG KEDIRI SALURKAN RASKIN DENGAN KUOTA TAMBAHAN

Perum BULOG Sub Divisi Regional Kediri, Jawa Timur, akan menyalurkan beras untuk warga miskin (raskin) dengan kuota baru, 253.526 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) naik dibanding sebelumnya 217.293 RTS-PM (2011).

"Saat ini, kami sedang sosialisasikan kuota yang baru, dan mulai Juni ini kami salurkan raskin dengan pagu yang baru tersebut," kata Kepala Bulog Subdivre Kediri Agus Dwi Indiarto di Kediri, Selasa.

Ia mengatakan, kuota raskin yang baru tersebut sudah turun dari pusat dan memang secara resmi baru akan disalurkan pada Juni ini. Saat ini, sedang dikoordinasikan dengan pemda setempat, yaitu Kota/Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk untuk pendistribusiannya.

Pihaknya juga menyebut, dengan kuota baru tersebut, secara otomatis menambah jumlah raskin yang dikeluarkan. Jika awalnya, Bulog Kediri setiap bulan mengeluarkan sekitar 3.200 ton raskin, saat ini meningkat menjadi sekitar 3.800 ton per bulan.

Walaupun ada kenaikan jumlah penerima raskin, Agus mengatakan alokasi per RTS-PM masih sama, yaitu 15 kilogram dengan harga Rp1.600 per kilogram. Uang untuk pembayaran raskin itu dikumpulkan oleh masing-masing perangkat desa lalu diserahkan kepada petugas Bulog.

Menyinggung tentang penyerapan, Agus menyebut sampai saat ini sudah mencapai 43.397 ton setara beras. Jumlah penyerapan itu jauh lebih besar daripada penyerapan Juni 2011 yang hanya mencapai 14.000 ton saja. Stok yang ada di gudang juga masih mencukupi sampai Mei 2013.

Namun, ia mengaku belum ada rencana untuk pengiriman beras ke luar Jawa. Hal itu akan dilakukan jika ada permintaan pengiriman beras ke daerah yang kekurangan, seperti Kalimantan, Papua, dan tetap menunggu rekomendasi dari pusat.

Ia mengatakan, saat ini cuaca jauh lebih baik daripada tahun sebelumnya. Jika sebelumnya, cuaca tidak menentu, sering hujan, namun saat ini lebih baik. Selain itu, tingkat serangan hama juga tidak terlalu parah jika dibanding dengan panen yang lalu.

Untuk mengamankan stok, pihaknya juga koordinasi dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di seluruh wilayah Bulog Kediri. Selain itu, juga komunikasi dengan pemilik penggilingan kecil. Mereka juga kelompok yang berpotensi untuk menyuplai beras guna menambah stok di gudang Bulog.

Saat ini, Bulog Kediri sudah kerja sama dengan 29 Gapoktan di wilayahnya. Diharapkan, jumlah Gapoktan yang bersedia kerjasama dengan Bulog akan semakin meningkat, agar stok di gudang juga mencukupi.

Sampai saat ini, penyerapan gabah juga terus dilakukan karena panen masih terus berlangsung.

"Penyerapan terus dilakukan, terlebih lagi Juni ini sedang persiapan panen gadu (panen di musim kemarau)," ucapnya. (ANT)

 

SocialTwist Tell-a-Friend

Alih Bahasa