Detil Berita

BULOG MAMUJU JAMIN STOK RASKIN AMAN

Perum Badan Urusan Logistik Subdivre Mamuju, Sulawesi Barat, menjamin stok beras di gudang aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat penerima raskin hingga akhir 2012.

"Hingga saat ini stok beras yang tersimpan di gudang sudah memenuhi kebutuhan untuk penyaluran raskin hingga akhir Desember 2012," kata Kepala Subdivre Bulog Mamuju Marhabang yang ditemui di ruang kerjanya, Senin.

Menurutnya, serapan beras yang dibeli oleh petani selama ini telah mencapai 3.000 ton atau sekitar 50 persen dari target prognoza yang ditetapkan oleh pusat sebesar 6.000 ton.

"Bulog begitu gencar melakukan pembelian beras petani melalui beberapa mitra yang ada di Mamuju. Ini kami lakukan agar petani lebih cepat berdaya untuk menghadapi musim tanam berikutnya,"kata dia.

Marhabang mengatakan, hingga sekarang stok beras yang tersimpang di gudang Bulog telah mencapai 2.250 ton.

"Jumlah stok beras yang kita ini tentu sangat besar dan bahkan bisa menjamin kebutuhan raskin bagi masyarakat Mamuju dan Mamuju Utara untuk enam bulan ke depan," katanya.

Untuk penyaluran raskin mulai Januari hingga Mey, kata dia, telah terdistribusi hingga 100 persen atau setara dengan 2.363.400 kilogram.

Marhaban yang baru saja menjabat sebagai Kepala Subdivre Bulog mamuju ini mengatakan, jumlah penerima raskin di Mamuju untuk kuota Januari hingga Mei 2012 tetap mengacu pagu tahun 2011 yakni 25.456 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan alokasi beras 381.840 kilogram per bulan, Kabupaten Mamuju Utara sebanyak 6.056 RTS dengan jumlah pagu beras mencapai 90.840 kilogram per bulan.

"Pagu raskin tahun ini telah berubah. Makanya, raskin Juni hingga Desember untuk sementara akan ditunda setelah ada keputusan dari gubernur," katanya.

Penundaan itu, kata dia, akibat pagu raskin mengalami perubahan signifikan untuk Kabupaten Mamuju sehingga Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh akan melakukan koordinasi deengan pemerintah pusat.

"Gubernur khawatir dengan perubahan pagu raskin saat pertengahan bulan berjalan. Apalagi, ada perubahan signifikan yang dikhawatirkan akan menimbulkan protes dari masyarakat yang selama ini menerima raskin, tiba-tiba untuk edisi Juni hingga Desember tidak menerima beras miskin tersebut," kata Marhabang.

 

SocialTwist Tell-a-Friend

Alih Bahasa