Detil Berita
DIvre Sulteng Tanam Padi Untuk Amankan Pangan
Bulog Sulawesi Tengah mulai 2012 ini mengembangkan usaha menanam padi sendiri untuk meningkatkan pengadaan beras dan mengamankan ketersediaan pangan di daerah ini.
"Ya, kami punya program khusus yang dikenal dengan nama 'on farm' yakni kegiatan usaha tani padi," kata Kepala Divisi Regional Perum Bulog Sulteng Achmad Ma'mun di Palu, Selasa.
Ia mengatakan, program tersebut merupakan salah satu dari sejumlah program pemerintah, khususnya Kementerian BUMN dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.
Menurut dia, ada tiga jenis kegiatan 'on farm' yaitu kegiatan mandiri oleh Bulog, mandiri kemitraan dan kemitraan dan yang akan dilakukan Bulog Sulteng adalah 'on farm' mandiri dan kemitraan.
Untuk tahap pertama dari program 'on farm' mandiri di Sulteng, Bulog telah membuka dan menaman padi pada areal sawah seluas 12 hektare di Olaya, Kabupaten Parigi Moutong.
Menurut dia, semua biaya dan sarana produksi pertanian mulai dari pembajakan sawah, penyediaan benih, pupuk dan pestisida ditanggung Bulog.
"Kita berharap padi yang ditanam oleh Unit Penggilingan Padi dan Beras (UPGB) Bulog Sulteng di Desa Olaya akan panen pada Mei 2012 ini dan seluruh hasilnya masuk ke Bulog," katanya.
Bulog Sulteng, lanjut Ma'mun, juga melaksanakan program 'on farm' mandiri kemitraan. Program tersebut bekerja sama dengan mitra Bulog (pihak ketiga) dengan para petani atau kelompok tani yang ada di wilayah itu.
Bulog dan mitra kerjanya akan memberikan bantuan berupa saprodi (pupuk, benih dan obat-obat pertanian) kepada petani dengan harapan setelah panen, seluruh hasil panen akan dibeli Bulog dengan harga sudah ditetapkan.
Nanti, katanya, biaya akan diperhitungkan setelah gabah/beras dijual kepada Bulog.
"Kedua program itu dalam rangka mendukung Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi BUMN (GP3K BUMN) yang telah dicanangkan pemerintah melalui Kementerian BUMN," katanya.
Khusus program 'on farm' mandiri kemitraan, Bulog Sulteng telah terjun langsung dengan menjalin kerja sama sejumlah petani yang tersebar di Kabupaten Parigi Moutong seluas 50 hekatare dan di Kabupaten Sigi 150 haktare.
"Jadi hasil panen dari luas sawah itu, seluruhnya akan dibeli oleh Bulog Sulteng," kata Ma'mun.
Menurut dia, dengan melaksanakan dua program tersebut, penyerapan produksi petani untuk stok pangan nasional akan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.
Jika program ini berhasil, maka ke depan nanti Bulog Sulteng akan menambah luas areal penanaman padi sampai ke semua daerah di provinsi ini.
Sekarang ini penanaman baru di dua kabupaten yakni Parigi Moutong dan Sigi, tapi ke depan akan diperluas sesuai ketersediaan dana, katanya.
Sumber : Antara
