Detil Berita

Pasar Murah Di Anjungan Pantai Losari Bersama Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan

Menghadapi hari raya Idul Fitri secara rutin Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan pasar murah setiap tahunnya dengan Koordinator Pelaksana dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Selatan dan Pelaksana Teknis oleh Kadin Provinsi Sulawesi Selatan dan Kadin Kota Makassar.

Pada acara pembukaan, tanggal 21 Agustus s.d 25 Desember 2010 di anjungan pantai losari Kota Makassar Sulawesi Selatan yang dibuka oleh Bapak Gubernur Sulawesi Selatan (Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, MSi, MH) dan dihadiri oleh Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Ir. H. Agus Arifin Nu’mang), Walikota Makassar (Ilham Arif Sirajuddin), Kadis Perindag (Amar Kadir), Kadis Pertanian (Luthfi Halide), Kadis Koperasi (Andi Yamin), Kepala BKP (M. Kasim Alwi), Kadivre Sulsel (Rito Angky), Gapoktan Sulawesi Selatan dan Para Pimpinan Distributor yang turut berpartisipasi dalam kegiatan pasar murah ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan menyatakan bahwa kegiatan pasar murah ini merupakan kegiatan yang sangat mulia karena di bulan suci ramadhan inilah kita bersama membantu Saudara-saudara kita terutama masyarakat tingkat menengah bawah. Dengan kegiatan pasar murah ini dapat meredam adanya kenaikan harga dan mengantisipasi mahalnya harga sembako utamanya seperti Beras, Gula, Tepung Terigu, Minyak Goreng terutama harga cabai yang sangat melonjak sampai dengan Rp. 50.000,-/kg dan telah terjadi penurunan menjadi Rp. 20.000,-/kg.

Kenaikan harga sembako tidak terjadi dan masih jauh dibawah 10%, sistem pengamanan ini sudah berjalan selama dua tahun, sehingga tidak ada gejolak harga karena memang kita telah menguasai stok yang cukup aman seperti beras dengan jumlah 160.000 ton dengan ketahanan stock s.d 16 bulan kedepan, gula pasir yang dapat bertahan 2,5 bulan dan stock lainya.
Harga penjualan di pasar murah ini sudah sangat rendah karena harga yang ditetapkan mengacu pada harga pasar sehingga harga barang dipasar murah haruslah dibawah harga pasar.

Untuk itu, kepada Perum BULOG Divre Sulsel di berikan ucapan terima kasih atas keikut sertaan dan peranannya dalam menjaga stabilisasi harga juga atas kemampuannya untuk mempunyai ketahanan stock yang cukup tinggi, hal tersebut memperlihatkan bahwa peran Perum BULOG adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan bila perlu harga beras yang diberikan cukup wajar Rp. 5.000,-/kg (Harga Beras di pasaran Rp.5.500,-/kg s.d Rp.5.700,-/kg) sehingga tidak mematikan para pedagang di pasar, dan selanjutnya Bapak Gubernur Sulawesi Selatan dalam sambutannya meminta kepada Kadivre Sulawesi Selatan (Bpk. Rito Angky Pratomo) untuk hari ini harga beras dapat diturunkan lagi menjadi Rp. 4.000,-/kg.

Kadin Prov. Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa melihat perkembangan dari animo masyarakat yang cukup banyak karena titik pelaksanaan kegiatan pasar murah di Anjungan pantai losari merupakan titik tengah dari lokasi pasar kota Makassar yaitu pasar panampu, pasar sentral dan pasar terong.

Dengan harapan kepada Dinas Pertanian/Peternakan/Ketahanan Pangan melalui Gapoktannya, Perum BULOG Sulawesi Selatan melalui Rumah Beras dan Distributor lainnya dapat berpartisipasi berlanjut dan berkesinambungan pada episode kegiatan pasar murah di titik lainnya. ( * Kabid PP dan Kasi Gasar Divre Sulawesi Selatan).

 

SocialTwist Tell-a-Friend