Detil Berita

Stok Beras di Ende Aman Hingga Lebaran

Stok beras yang dikuasai BULOG Sub Divre Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, saat ini mencapai sekitar 1.662 ton yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu hingga Lebaran.

"Stok beras yang ada jika dihitung dengan kebutuhan masyarakat Ende masih mencukupi sampai tiga bulan ke depan," kata Kepala Seksi Pelayanan Publik BULOG Sub Divre Ende H Manswitus di Ende, Rabu.

Ia menjelaskan permintaan beras di Ende dalam sebulah terakhir menjelang Lebaran cukup tinggi, yakni sekitar 241 ton jika dibandingkan dengan permintaan bulan sebelumnya yang hanya 136 ton.

"Adanya kecenderungan meningkatnya permintaan tersebut tidak terlalu mempengaruhi stok yang ada, karena masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sampai tiga bulan ke depan," katanya.

Dia mengatakan kecenderungan meningkatnya permintaan beras tersebut biasa terjadi setiap tahun menjelang bulan puasa sehingga BULOG Sub Divre Ende sudah lebih awal mengantisipasinya dengan menambah stok agar tidak menimbulkan kecemasan dalam masyarakat.

"Stok beras yang ada akan bisa habis lebih awal jika ada kejadian luar biasa seperti bencana alam yang menuntut kami untuk secepatnya menyalurkannya dalam jumlah besar. Selagi keadaan masih normal, kami tidak cemas dengan stok yang ada," ujarnya.

Manswitus menambahkan, beras yang disalurkan oleh BULOG umumnya untuk memenuhi kebutuhan golongan anggaran seperti PNS dan TNI/Polri serta beras untuk masyarakat miskin (raskin), dan cadangan beras untuk bantuan sosial.

Ketika ditanya apakah meningkatnya permintaan beras itu karena beberapa daerah sentra produksi beras mengalami gagal panen, dia mengatakan, pihaknya belum memastikan karena sejauh ini belum ada laporan resmi dari pemerintah soal gagal panen.

Soal distribusi beras ke masyarakat, Manswitus mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala meskipun beberapa waktu lalu terjadi hujan lebat di beberapa wilayah.

BULOG Sub Divre Ende juga belum berkeinginan untuk melakukan operasi pasar karena harga komoditas tersebut masih normal pada kisaran antara Rp6.600-Rp7.000/kg untuk beras jenis medium. (eB)
Sumber : Antara

 

SocialTwist Tell-a-Friend