Detil Berita

Stok Beras Jateng Aman Hingga Januari 2011

Stok beras yang dimiliki BULOG Divre Jawa Tengah aman untuk memenuhi stok operasional hingga Januari 2011.

"Stok beras aman selama lebaran hingga Januari 2011," kata Kepala Seksi Analisa Harga BULOG Divre Jateng, Lilik Nur Kholik, di Semarang, Rabu.

Lilik menyebutkan stok beras yang dimiliki BULOG Divre Jateng sebanyak 198.670 ton setara beras.

Di masing-masing sub-divre BULOG di Jateng, untuk Semarang stok beras tercatat 30.449 ton, Pati (45.018 ton), Surakarta (41.143 ton), Banyumas (34.275 ton), Kedu (18.074 ton), dan Pekalongan (29.718 ton).

Lilik mengatakan cuaca ekstrim yang terjadi pada tahun 2010, mempengaruhi pengadaan beras yang masuk ke BULOG Divre Jateng. Hal itu dikarenakan gagal panen dan berkurangnya produksi hasil panen.

"Pengadaan beras berkurang drastis akibat cuaca," katanya.

Ia menyebutkan saat ini pengadaan beras dari masing-masing sub-divre di Jateng per harinya hanya 70 ton.

"Padahal biasanya bisa sampai 1.000 ton per hari," katanya.

Untuk harga beras, berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng, harga beras Cisadane II mengalami kenaikan dari awal bulan Agustus.

Pada awal Agustus, harga beras cisadane II Rp6.800 per kilogram dan terjadi kenaikan harga menjadi Rp6.900 per kilogaram dari tanggal 14 Agustus sampai Rabu (25/8).

Sementara beras IR 64 dari awal Agustus hingga tanggal 25 Agustus tidak banyak kenaikan dari Rp6.300 per kilogram menjadi Rp6.400 per kilogram.

Hasil rapat Tim Pemantau dan Pengendali Harga (TPPH) Jawa Tengah, Rabu (25/8), beras menjadi salah satu komoditas yang diperkirakan harganya mengalami kenaikan.

Perkiraan kenaikan harga tersebut dikarenakan perilaku pedagang yang relatif menjaga posisi harga barang komoditas. (eB)
Sumber : Antara

 

SocialTwist Tell-a-Friend