Detil Berita

Title - 346.675 RTS PENERIMA RASKIN DI KALBAR

346.675 RTS PENERIMA RASKIN DI KALBAR

Pontianak, Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Kalimantan Barat Muhammad Hasyim, menyatakan sebanyak 346.675 rumah tangga sasaran (RTS) penerima beras untuk rakyat miskin (Raskin) di Provinsi Kalbar tahun 2010.

"Rencananya paling lambat pertengahan Pebruari mendatang Raskin mulai disalurkan kepada RTS penerima di seluruh kabupaten/kota Provinsi Kalbar," kata Muhammad Hasyim di Pontianak, Sabtu.

Hasyim mengatakan, jumlah RTS penerima Raskin di Kalbar sama dengan tahun sebelumnya. Setiap RTS akan mendapat jatah sebanyak 15 kilogram/ bulan selama 10 bulan berdasarkan peraturan Gubernur Kalbar.

"Rencana pengurangan kuota beras per RTS dari 15 kilogram menjadi 13 kilogram/bulan telah dibatalkan karena Gubernur Kalbar karena khawatir akan menimbulkan polemik di kemudian hari.

Hingga kini Bulog Kalbar masih menunggu pedoman dari pusat tentang teknis penyaluran Raskin yang baru itu.

Hasyim menambahkan, harga Raskin yang dijual kepada RTS Rp1.600/kilogram. Ia berharap, dengan disalurkannya Raskin mulai pertengahan Pebruari mendatang bisa menekan harga beras di pasaran yang saat ini terbilang tinggi.

Bulog Kalbar saat ini sedang gencar melakukan operasi pasar (OP) guna menekan tingginya harga beras di pasaran sejak satu bulan terakhir.

Hasyim menyatakan, telah menyiapkan sebanyak 10 ribu ton beras untuk melakukan OP sepanjang tahun 2010 di Kalbar. Bulog Kalbar akan terus melakukan OP hingga beras yang beredar di pasaran turun atau stabil.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kenaikan harga beras di pasaran, di antaranya karena tingginya permintaan setelah hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2009 lalu. Selain itu juga dipengaruhi sentra pertanian padi di Indonesia yang belum panen.

Ia membantah, kalau Bulog lamban dalam melakukan OP dalam menekan harga beras di pasaran. "Kami baru bisa melakukan OP kalau harga beras telah mengalami kenaikan 15 persen. Di bawah itu dikhawatirkan akan berdampak merosotnya harga gabah di tingkat petani," kata Hasyim. (arf)

Sumber : ANTARA

 

SocialTwist Tell-a-Friend

Alih Bahasa